dalam suatu hubungan terutama dalam pernikahan banyak sekali masalah yang dihadapi, karena dalam pernikahan adalah menyatukan 2 karakter dan sifat yang berbeda, tidak mudah tapi bukan berarti sulit, dalam perjalananya akan banyak di temukan sifat sifat yang tidak kita ketahui selama kita berpacaran, yang dahulu indah bisa jadi menjadi mimpi buruk ketika kitaa menikah, tapi itulah kenyataan yang ada, saat kita memutuskan menikah kita harus siap menerima kenyataan hidup.
awal kehidupan sebenarnya telah dimulai ketika kita mendengar ikrar untuk sehidup semati dalam keadaan apapun, di awalai dengan rasa sayang harus di yakini akan di akhiri rasa sayang juga, akan banyak tantangan hidup yang di lewati tapi percaya semua itu adalah tantangan dan ujian buat kita jika kita lulus melewati tahap ini maka kita akan dihadapi dengan sejumlah kebahagiaan setelah itu akan di hadapi lagi dengan sejumlah tantangan untuk mendapatkan kesempurnaan hidup.
banyak yang berfikir jika kita ada masalah di rumah tangga dengan cara berpisah itu adalah jalan terbaik, mungkin iya atau juga tidak, tapi pada kenyataanya setiap orang yang berpisah sebenarnya hatinya lebih menderita ketika berpisah. walaupun seseorang tersebut telah mendapatkan gantinya, tetap hati kecil mereka masih merindukan pasangan awal pernikahanya, sebahagia bahaginya orang yang bercerai kemudian menikah lagi,akan berbeda rasanya ketika bahagia dengan orang yang mereka nikhai pertama kalinya.
menemukan sifat buruk atau hal yang belum pernah kita duga, sudah menjadi konsekuensi dalam menjalani kehidupan berkeluarga, tapi apa dengan mengetahui hal tersebut lantas kita harus meninggalkan atau berfikir kita tidak akan bahagia selamanya? saya rasa tidak, buang jauh jauh pemikiran tersebut karena pemikiran tersebut hanya akan menjadi pengaruh negatif dalam memberkan kasih sayang, kita harus bisa tetap menjaga dan memelihara serta mempertahanakan keutuhan rumah tangga kita.
jika kita berfikir yakin dan selalu berfikir positif maka hasilnya pun positif tidak hanya berfikir positif tapi mempunyai perasaan positif, apa anda merasa bahagia ketika anda selalu memikirkan hal yang negatif? saya rasa tidak, perasaan itu malah semakin membuat kita ingin pergi dan cape. walapun dalam kenyataanya kita belum bisa menerima apa yang terjadi tidak seharusnya kita mempunyai pemikiran seperti itu.
jangan terlalu cepat mengambil keputusan karena kita berada di situasi tidak nyaman,semua orang ingin ada di zona nyaman, pikirkan lagi ketika anda memutuskan akan berpisah apa itu lebih baik? lihat dampak domino dari pengambilan keputusan tersebut.
apa pun yang terjadi kita harus bisa mempertahankan dan menjaga keluarga kita, kecuali sudah ada kekerasan didalamnya, maka berpisah adalah cara yang terbaik, tuhan tidak menyukai perceraian, maka kita harus bisa melihat dari sisi lain dan dampak lain mengapa hal tersebut bisa terjadi, mungkin ada hal yang ingin pasangan anda tuju, yakinlah tidak ada pasangan yang ingin mengecewakan atau tidak membuat pasanganya bahagia. semua ingin membahagiakan pasangannya, sejahat jahatnya pembunuh bayaran, tujuan mereka mengambil langkah tersebut semata mata untuk mebahagiakan keluarganya.
kita harus saling mempertahankan dan menjaga, terkadang rasa sakit yang kita alami kan menjadi diri kita semakin kuat, terkadang air mata yang kita keluarkan akan menjadi kesucian cinta dalam keluraga, kita jangan terburu buru dalam mengambil keputusan dan menyimpulkan sesuatu hal, karena hal yang terburuk sekalipun belum tentu itu bertujuan buruk, hal yang terbaik belum tentu itu akan berakhir baik, hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana kita merasakan kasih sayang yang diberikan dan sejauh mana usaha yang dilakukan, semua akan terlihat dari usaha perbaikan pasangan anda.
berusaha mempertahankan dan menjaga bukan langkah yang salah tapi bukan juga langkah yang tepat, tapi tergantung kita melihat dari sudut pandang mana yang kita lihat, yakinlah setiap pasangan ingin membahagiakan pasangan masing masing walapun dengan cara yang tidak kita duga, bahkan dengan cara yang kita benci.
semua tergantung pada pemahaman masing masing, yang perlu digaris bawahi adalah tuhan tidak menyukai perpecahan karena setiap masalah selalu ada akhir dan jalan keluar, berpisah bukan solusi instan yang bisa menjanjikan kebahagiaan di akhir perpisahan. :)